Gurindam : Pengertian, Ciri, Macam dan Contoh Gurindam

Posted on

Pengertian Gurindam – Halo sobat setia dosenpintar.co.id, pada kesempatan kali ini kita akan membahas artikel tentang Gurindam : Pengertian, Ciri, Macam dan Contoh Gurindam. Daripada penasaran, langsung aja yuk sobat simak artikel lengkapnya di bawah.

pengertian gurindam
 

Pengertian Gurindam

Pastinya banyak dari sobat yang bertanya-tanya, gurindam itu apa sih? Gurindam termasuk dalam salah karya sastra lama. Karya sastra gurindam terdiri dari dua baris kalimat dengan rima dan sajak yang sama, karya sastra ini berbentuk puisi. Baris yang pertama merupakan baris syarat, masalah, persoalan atau perjanjian sedangkan baris yang kedua merupakan jawaban atau akibat dari masalah atau hal yang terjadi pada baris pertama.

Berbeda dengan pantun, gurindam hanya memiliki 2 larik pada satu bait sedangkan pantun memiliki 4 baris dalam tiap bait. Selain itu, kalimat kalimat antar larik/baris dalam gurindam saling berkaitan.
 

Pengertian Gurindam Menurut Para Ahli

Adapun menurut para ahli pengertian gurindam antaralain :

1. Menurut Ismail Hamid

Menurut beliau gurindam dinyatakan sebagai sebuah karya sastra yang berasal dari Bahasa Sanskrirt.

2. Menurut Za’ba

Sedangkan menurut beliau gurindam merupakan sebuah bentuk puisi yang tidak terikat.

3. Menurut KBBI

Adapun menurut kamus besar bahasa indonesia, gurindam diartikan sebagai suatu bentuk karya sastra yang berupa sajak yang setiap baitnya terdiri dari 2 baris, dengan isinya yaitu berupa sebuah nasehat atau petuah.
 

Baca Juga :  Kata Ganti: Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh

Ciri-Ciri Gurindam

Ciri-ciri dari karya sastra gurindam antaralain :

  • Gurindam terdiri dari dua baris tiap baitnya.
  • Tiap baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata.
  • Tiap baris memiliki hubungan sebab akibat.
  • Tiap baris memiliki rima atau bersajak A-A, B-B, C-C, dan seterusnya.
  • Baris kedua berisi tentang maksud dari gurindam.
  • Gurindam biasanya berisi sebuah nasehat maupun petuah.

 

Macam-Macam Gurindam

Terdapat beberapa jenis/macam gurindam, antaralain :

1. Gurindam Berkait

Yang pertama adalah gurindam berkait. Jenis gurindam ini berhubungan antara bait pertama dengan bait – bait seterusnya.

2. Gurindam berangkai

Adapun jenis yang kedua yaitu gurindam berangkai. Yang mana jenis gurindam ini diberi tanda dengan kata yang sama pada baris pertama setiap baitnya.

3. Contoh Gurindam Serangkap 2 Baris

Jenis gurindam ini hanya terdiri dari dua baris saja.

Contoh :

Hendaklah shalat.
Sebelum hari kiamat.

4. Contoh Gurindam Serangkap 4 Baris

Jenis gurindam ini terdiri dari empat baris.

Contoh :

Barang siapa tiada memegang agama.
Berkali kali tiada boleh dibilangkan nama.

Barang siapa mengenal yang empat.
Maka ia itulah orang yang ma’rifat.

5. Contoh Gurindam Bebas (Tidak Terikat)

Sedangkan gurindam tidak terkait (bebas) berarti tidak terikat pada baris.

Contoh :

Jika ilmu yang diperoleh tidak sempurna.
Maka hidup tiadalah berguna.

Masa muda adalah masa produktif .
Maka gunakanlah dengan efektif.

Jangan bertindak sebelum berfikir.
Agar tidak kecewa di kemudian hari.
 

Contoh Gurindam

1. Contoh Gurindam Pendidikan

Masa muda adalah masa produktif .
Maka gunakanlah dengan efektif.

Jangan bertindak sebelum berfikir.
Agar tidak kecewa di kemudian hari.

2. Contoh Gurindam Nasehat

Jika kena penyakit kikir.
Sanak saudara akan menyingkir.

Pikir dulu sebelum berkata.
Supaya terelak silang sengketa.

3. Contoh Gurindam Cinta

Dian dahana itulah namanya.
Wajah amat sangat jelita.

Ingin sekali ku puja puja.
Namun sekarang bukanlah waktunya.

 

Baca Juga :  Translate Bahasa Sunda

Demikianlah artikel yang mengulas tentang Guridam : Pengertian, Ciri, Macam dan Contoh Guridam semoga artikel diatas dapat membantu teman-teman dosenpintar.co.id untuk keperluannya. Terus kunjungi dosenpintar.co.id untuk artikel-artikel lainnya.

 

Related posts: