√ Biosfer : Pengertian, Macam, Karakteristik dan Fungsi

Posted on

Pengertian Biosfer – Halo para pembaca setia dosenpintar.co.id pada artikel sebelumnya kita sudah membahas tuntas mengenai Efek rumah kaca, pengertian, proses, dampak, dan penyebabnya. Maka di artikel kali ini saya bakal membahas mengenai pengertian biosfer, karakteristik biosfer, fungsi dan contoh biosfer beserta ulasan lengkapnya. Yuk langsung aja simak artikel berikut.

Pengertian Biosfer

Pengertian Biosfer

Biosfer merupakan salah satu istilah dalam geografi yang menggambarkan kondisi sebuah lingkungan yang memungkinkan untuk ditinggali oleh makhluk hidup. Biosfer terdiri dari dua kata, bio yang berarti hidup dan sphere yang artinya lapisan. Dimana pengertian biosfer adalah suatu lapisan tempat hidup/habitat makhluk hidup.

Pengertian Biosfer Menurut Para Ahli

Walaupun begitu, para ahli memiliki pandangan berbeda mengenai biosfer, antara lain sebagai berikut:

  • Pengertian biosfer menurut Vladimir Wanouich Veinadsky yaitu suatu sistem yang terbuka dan berkembang sejak dimulainya sejarah makhluk hidup yang ada di bumi.
  • Pengertian biosfer menurut Jhon Wiley yaitu sebuah zona dari planet bumi dimana terdapat kehidupan yang terjadi secara alami lapisan bumi dengan lapisan atmosfer yang lebih rendah.
  • Pengertian biosfer menurut M Allaby yaitu salah satu bagian habitat organisme yang mana mereka membentuk sistem kelompok yang stabil dan efektif untuk keseluruhan ekosistem yang ada di planet.

 

Jenis-Jenis Biosfer

Biosfer sendiri dibagi kedalam tiga jenis, antaralain:

  • Atmosfer
    Merupakan lapisan bumi yang terluar dan berfungsi untuk melindungi bumi dari benda-benda luar angkasa misalnya meteor.
  • Litosfer
    Terbentuk dari letusan gunung berapi atau magma yang kering, Litosfer merupakan sebuah susunan batuan yang ada di permukaan bumi dan mempunyai bentuk yang berbeda-beda.
  • Hidrosfer
    Merupakan suatu susunan biosfer yang terdiri dari air, baik sungai, samudera, maupun laut. Hidrosfer merupakan istilah penting, sebab bagian bumi 70 persen berupa air/laut.
Baca Juga :  √ Tingkat Norma Sosial Dalam Masyarakat dan Macamnya

Fungsi Biosfer

Biosfer tentu memberikan manfaat bagi makhluk hidup, antaralain

  • Menjadi sumber makanan, Biosfer merupakan penyedia makanan bagi makhluk hidup, misalnya flora dan fauna yang bisa di konsumsi oleh manusia. Tentu tanpa adanya hewan dan tumbuhan manusia tidak bisa melangsungkan hidupnya.
  • Sebagai objek penelitian dan pendidikan, dengan adanya fungsi ini, bisa dijadikan sebuah pelajaran kepada anak cucu kita agar bisa mencintai alam dan belajar melindungi dan melestarikan flora dan fauna yang ada.
  • Sebagai tempat rekreasi, selain sebagai sumber makanan dan penelitian, biosfer juga bermanfaat sebagai saran rekreasi. Misalnya suaka marga satwa yang melindungi dan melestarikan berbagai jenis hewan yang dikhawatirkan akan punah.

Cagar Biosfer

Cagar biosfer merupakan suatu kawasan ekosistem yang sudah diakui dunia. Cagar ini bertujuan untuk mencapai keseimbangan dan melestarikan keanekaragaman hayati. Secara fisik cagar biosfer terbagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Zona inti, merupakan kawasan yang dilindungi untuk konversi keanekaragaman hayati beserta ekosistemnya. Dalam zona inti hanya diperbolehkan untuk kegiatan penelitian yang tidak merusak.
  2. Zona penyangga, merupakan zona yang mengelilingi zona inti. Dalam zona peyangga dimanfaatkan untuk kegiatan yang tidak mengeksploitas sumber daya alam/
  3. Zona transisi, merupakan zona yang mengelilingi zona penyangga, dimana dalam zona transisi hanya diperbolehkan untuk melakukan kegiatan pertanian, pemukiman dan pemanfaatan lain demi kepentingan masyarakat.

 

Karakteristik Biosfer

Biosfer memiliki karakteristik sebagai berikut:

Karakteristik Fauna

  • Padang rumput. Pada area ini makhluk hidup lebih mudah mendapatkan makanan, karena merupakan habitat bagi banyak makhluk hidup. Terdapat berbagai macam hewan herbivora, dan karnivora seperti singa, harimau, dll.
  • Gurun. Area ini memiliki suhu yang sangat panas dengan kandungan air sedikit. Pada siang hari panas nya terik matahari akan terasa, begitupun ketika malam hari, suhu di gurun bisa mencapai 0 derajat celcius. Area gurun dihuni oleh hewan seperti ular dan unta.
  • Tundra. Wilayah tundra diselimuti oleh daratan salju, karena terletak dekat dengan kutub utara. Area ini dihuni oleh hewan yang memiliki bulu tebal dan berdarah hangat.
  • Hutan Tropis. Wilayah hutan tropis sangat bersahabat dan cocok bagi seluruh makhluk hidup. Karena di area ini curah hujan yang dimiliki cukup tinggi dan sinar matahari yang cukup.
  • Taiga. Habitat taiga sangat cocok untuk berbagai jenis burung yang melakukan migrasi.
  • Kutub. Sama seperti tundra, wilayah kutub diselimuti oleh salju. Tempat ini sangat ekstrim untuk ditempati fauna, dan hanya beberapa jenis fauna saja yang tinggal di area ini.
Baca Juga :  √Teori Terbentuknya Alam Semesta dan Pengertian

 

Karakteristik Flora

  • Hutan Hujan. Hutan hujan memiliki curah huja yang tinggi dan sinar matahari yang cukup. Flora yang tumbuh di hutan hujan memiliki daun yang lebat dan tingginya mencapai 20 hingga 40 meter.
  • Hutan Musim. Memiliki ciri ketika musim kemarau datang, dimana pohon-pohon yang tumbuh akan menggugurkan daunnya.
  • Hutan Iklim Sedang. Hutan ini ditumbuhi oleh pohon-pohon yang bisa tumbuh tinggi seperti pohon pinus.
  • Hutan Gugur. Berada di daerah yang sedikit lebih kering, hutan gugur menjadi habitat pohon yang tinggi, kokoh, dan memiliki daun yang lebar.
  • Hutan Taiga. Hutan taiga berada di daerah yang dingin dan dekat dengan kutub, pohon yang tumbuh di daerah ini memiliki ukuran menjulang tinggi dan daun yang menyerupai jarum.
  • Sabana. Merupakan padang rumput yang memiliki pohon kerdil yang tumbuh tersebar pada lokasi yang memiliki cadangan air banyak.
  • Stepa. Stepa merupakan hamparan yang ditumbuhi padang rumput dan tidak ada pohon, karena daerah ini sangat kering dan memiliki cadangan air yang sedikit.

 

Faktor Kelangsungan Hidup Biosfer

Tidak seluruh permukaan bumi dapat menjadi tempat hidup bagi organisme. Sebab terdapat berbagai persyaratan hidup, faktor pendukung, dan faktor penghambat bagi kelangsungan hidup organisme itu sendiri

Faktor Pendukung Biosfer

  • Kondisi Geologi
  • Iklim
  • Ketinggian tempat
  • Faktor biotik

Faktor Penghambat Biosfer

  • Polusi
  • Kondisi Geologi

 

Contoh Biosfer

Adapun contoh dari biosfer antaralain :

  • Protoplasma
  • Sel
  • Jaringan
  • Organ
  • Sistem Organ
  • Populasi
  • Komunitas
  • Ekosistem
  • Habitat
  • Topografi

Demikianlah artikel mengenai Biosfer : Pengertian, Macam, Karakteristik dan Fungsi Semoga artikel ini dapat membantu para pembaca dosenpintar.co.id untuk menambah ilmu serta wawasannya. Sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya.

Baca juga :

Baca Juga :  Dataran Tinggi : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh

 

Related posts: