√Reproduksi Monera : Aseksual dan Seksual

Posted on
5 (100%) 1 vote[s]

Pada umumnya bakteri berkembang biak dengan pembelahan biner, ini atikenya pembelaha terjadi secara langsung, dari satu sel membelah menjadi dua sel anakan. Masing-masing sel nya anakan akan membentuk dua sel anakan lagi, demikian juga seterusnya.

√Reproduksi Monera : Aseksual dan Seksual

Proses pembelahan biner diawali dengan proses replikasi DNA menjadi dua kopi DNA identic, diikuti pembelahan sitoplasma dan akhirnya terbentuk dinding pemisah diantara kedua sel anak bakteri

  • Reproduksi seksual

Bakteri berbeda dengan eukariota dalam ha cara penggabungan DNA yang datang dari dua individu ke dalam satu sel. Pada eukariota, proses seksual secara meisis dan fertilisasi mengkombinasi DNA dari dua individu ke dalam satu zigot, akan tetapi, jenis kelamin yang ada pada ekuariota tidak terdapat pada prokariota. Meiosis dan fertilisasi tidak terjadi, sebaliknya ada juga proses lain yang mengumpulkan DNA bakteri yang datang dari individu-individu yang berbeda. Proses-proses ini ilah pembelahan transormasi transduksi dan konjugasi.

  1. Transformasi

Dalam konteks genetika bakteri, transformasi ialah perubahan suatu genotipe sel bakteri dengan cara mengambil DNA asing dari lingkungan sekitarnya. Misalnya, pada bakeri streptococus pneumaniae yang tidak berbahaya bisa ditransformasi menjadi sel-sel penyebab pneumania dengan cara mengambil DNA dari medium yang mengandung sel-sel srain patogenik yang mati. Transformasi ini terjadi ketika sel nonpatogenik hidup mengambil patongan DNA yang kebetulan mengandung alel untuk ptogenisitas, alel asing tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kromosom bakteri menggantikan alel aslinya untuk kondisi tanpa pelapis. Proses ini ilah rekombinasi genetik-perputaran segmen DNA dengan cara pindah silang. Sel yang ditransformasikan ini sekarang mempunyai satu kromosom ang mengandung DNA yang berasal dari dua sel yang berbeda.

  1. Transduksi

Pada proses tranfer DNA yang disebut transduksi, faga membawa gen bakteri dari satu sel inang ke sel inang lainnya. Ada dua bentuk transduksi diantaranya ialah transduksi umum dan transduksi khusus. Keduanya dihasilkan dari penyimpangan pada siklus reproduktif faga.

Baca Juga :  √Peran Bakteri Bagi Kehidupan Manusia : Yang Menguntungkan dan Merugikan

Diakhir siklus litik faga, molekul asam nukleat birus dibungkus di dalam kapsid, dan faga lengkapnya dilepaskan ektika sel inang lisis. Kadangkala sebagian kecil DNA sel inang yang terdegradasi menggantikan genom faga. Virus seperti ini cacat di karena tidak mempunyai meteri genetik sendiri. Meskipun demikian, setelah pelepasannya dari inang yang lisis, faga dapat menempel pada bakteri lain dan menginjeksikan bagian DNA bakteri yang didapatkan dari sel pertama. Beberapa DNA ini kemudian bisa menggantikan daerah homolog dari kromosom sel kedua.

  1. Konjugasi dan plasmid

Konjugasi ialah transfer langsung materi genetik antara dua sel bakteri yang berhubungan sementara. Proses ini, telah diteliti secara tuntas pada E.coli. tranfers DNA ialah transfer satu arah yaitu satu sel mendonasi DNA DAN pasangannya menerima gen. donor DNA, disebut dengan jantan, menggunakan alat yang disebbut piliseks untuk menempel pada resipien. DNA dan disebut sebagai betina. Kemudian sebuah jembatan sitoplasmik sementara akan terbentuk diantara kedua sel tersebut, menyediakan jalan utnuk transfer DNA.

baca juga : √Peran Bakteri Bagi Kehidupan Manusia : Yang Menguntungkan dan Merugikan

Penerapan sustu populasi bakteri dengan suatu antibiotik spesifik baik di dalam kultur laporatorium maupun dalaa organisme inang akan membunuh bakteri yang sensitif terhadap antibiotik, tetapi fal itu tidak terjadi pada bakteri yang empunyai plasmid R yang dapat mengatasi antibiotik. Teori seleksi alam memprediksi bahwa, pada keadaan-keadaan seperti ini, akan semakin banyak bakteri yang akan mewarisi gen-gen yang menyebabkan tesistendi antibiotik. Konsekuensi medisnya pun terbaca, yaitu strain patogen yang resisten semakin lama semakin banyak, membuat pengobatan infeksi baketeri tertentu menjadi semakin banyak. Membuat pengobatan infeksi bakteri  tertentu manjasi semakin sulit. Permasalah ersebut diperpindah dari satu sel bakteri ke sel bakteri lainnya melalui konjugasi.

Baca Juga :  √Perbedaan Prokariota dan Eubariota (LENGKAPP)

demikianlah artikel dari dosenpintar.co.id mengenai √Reproduksi Monera : Aseksual dan Seksual, semoga artiekel ini bermanafaat bagi anda yang membacanya.

baca juga :

Bagikan Artikel :