Senam Irama : Pengertian, Sejarah, Manfaat, Jenis, Tujuan, Gerakan

Posted on

Senam Irama – Halo sobat setia dosenpintar.co.id, kembali lagi bersama saya yang mana kali ini kita bakal membahas artikel tentang Senam Irama : Pengertian, Sejarah, Manfaat, Jenis, Tujuan, Gerakannya. Sebelumnya kita telah membahas tentang pengertian Kebugaran Jasmani, Yuk langsung aja simak artikelnya dibawah ini.

Pengertian Senam Irama
 

Pengertian Senam Irama

Jika mendengar istilah senam irama, yang sobat pikirkan pasti senamnya ibu-ibu hamil. Lantas apa sih pengertian senam irama sebenarnya?

Senam irama atau sering disebut dengan senam ritmik, merupakan salah satu cabang olahraga artistik yaitu seseorang memperlihatkan gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik dengan menyatukan akrobatik, tari modern dan balet atau senam dengan menggunakan alat-alat bantu seperti bola, tali, gada dan simpai.

Senam irama identik dilakukan oleh perempuan, sebab sejak zaman dulu senam irama didominasi oleh perempuan karena senam tersebut tercipta di Eropa oleh pakar seni. Senam irama sendiri banyak mengambil gerakan dari balet yang mana balet juga identik dengan perempuan.
 

Sejarah Senam Irama

Pada awalnya senam irama digagaskan oleh tiga orang, yaitu oleh Jean Georges Noverre tahun 1727-1810, Francois Delsarte tahun 1811-1871, dan Rudolf Bode tahun 1881-1970. Mereka percaya bahwa ekspresi gerak menggunakan tubuh dapat menciptakan suatu keindahan dengan cara rangkaian gerak tertentu.

Kemudian Peter Henry Ling mengembangkan gagasan dari ketiga orang tersebut di abad ke 19, dalam suatu sistem latihan yang disebut Swedish sistem atau sistem Swedia, dimana seorang atlet mengekspresikan perasaan dan emosi dirinya melalui gerakan tubuh. Kemudian ide tersebut lalu dikembangkan lagi oleh Catharine Beecher pada tahun 1837.

Baca Juga :  Pencak Silat: Pengertian, Sejarah, Unsur, Tujuan, Fungsi dan Tehnik

Setelah itu menjadikan banyak pelopor tentang tubuh, gerakan tubuh, ekspresi tubuh, dan musik dengan berbagai jenis gaya dan menciptakan sistem gerak senam artistik dengan menggunakan alat (bola, tali, pita), dan membuat senam tersebut terlihat layaknya senam balet kontemporer, akrobat ataupun tari.

Kompetisi senam irama dimulai pada tahun 1940 yang bertempat pada dinegara Rusia. FIG kemudian memasukan senam tersebut sebagai salah satu cabang senam dutahun 1961.

Senam tersebut mulai diadakan pada olimpiade pada tahun 1984 Los Angles pada kelas individu, dan pertandingan kelompok dimulai pada tahun 1996 pada olimpiade Atlanta.
 

Manfaat Senam Irama

Semua jenis senam tentunya memberikan manfaat bagi tubuh kita, seperti halnya senam irama yang dapat membuat tubuh atlet terjaga kesehatan serta kebugarannya.

Tak hanya itu, tubuh atlet senam irama pada umumnya pun dapat terjaga proporsinya, siap, tegap, ramping, fleksibel, lentur, luwes, serta penuh energi.

Ternyata tidak cuma para atlet saja yang menerima manfaat, bagi para penonton pun senam irama memberikan manfaat berupa kesenangan tersendiri dan bahkan mampu menstimulus penonton untuk rajin berolah raga.

Bahkan setiap bentuk koreografi dan kombinasi gerakan dalam senam irama juga berfungsi sebagai medan refrensi dan pengetahuan tentang kemungkinan gerak tubuh.
 

Tujuan Senam Irama

Adapun tujuan dari senam irama antaralain untuk :

  • Meningkatkan fungsi jantung.
  • Meningkatkan kinerja paru-paru dan meningkatkan stamina serta kekuatannya.
  • Meningkatkan koordinasi tubuh bagi orang yang memasuki usia renta.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Mencegah Anda dari berbagai penyakit, terma

 

Alat Senam Irama

Bola (Ball)

Dalam senam irama menggunakan alat berupa bola dengan ukuran diameter 18-20 cm. Bola ini terbuat dari karet atau plastik dengan berat bola 4000 gram. Dimainkan dengan cara dilempar, dipegang, atau digelindingkan sesuai dengan variasi atau pada permukaan tubuh, namun bola tersebut tidak boleh jatuh ke lantai saat atlet melakukan koreografinya.

Pita (Ribbon)

Tak hanya bola, senam irama juga menggunakan pita yang berbahan dasar halus seperti kain satin dan diberi tongkat pendek yang terbuat dari plasti atau kayu dengan ukuran diameter 1 cm dan panjang 35 cm.

Baca Juga :  Senam Lantai : Pengertian,Sejarah, Jenis, Manfaat dan Tehnik Senam Lantai

Pita sendiri, memiliki panjang dengan ukuran 5 meter (untuk junior) dan 6 meter (untuk senior). Dimainkan dengan cara putaran, diayunkan, spiral dan masih banyak lainnya, sebaga pengiring gerakan dari atlet senam irama.

Sama saat memegang bola, saat sedang melakukan koreografinya atlet senam tersebut tidak boleh menjatuhkan stik dan membuat pita menjadi kusut atau terlilit.

Tali (Rope)

Selanjutnya ada tali, tali ini dibuat dari bahan yang halus dan nyaman untuk dipegang oleh atlet senam, biasanya terbbuat dari serat sintesis. Panjang dari tali tersebut disesuaikan dengan postur tubuh atlet.

Dimainkan dengan cara diayunkan membentuk sebuah lingkaran, skipping, dilempar dan lain sebagainya, dan atlet tidak boleh sampai menjatuh tali ke lantai meskipun secara tidak sengaja.

Simpai (Hoop)

Alat yang terakhir adalah simpai, Memiliki ukuran diameter 51-90 cm dengan berat minimimal 300 gram. Simpai terbuat dari bahan kayu atau plastik, dengan warna natural atau bisa juga disesuaikan dengan kostum atlet senam.

Dimainkan dengan cara dilempar kemudian ditangkap kembali, dilempar, diputar dengan lengan, dada, leher dan juga pinggul dan masih banyak gerakan yang sudah pernah dilakukan oleh atlet-atlet senam.
 

Gerakan Dasar Senam Irama

Kegiatan rangkaian gerak melangkah dan mengayunkan lengan

  1. Berdiri dengan kedua lengan lurus kesamping.
  2. Pandangan ke depan.
  3. Langkahkan kaki kiri ke depan sambil mengayunkan.
  4. Tangan kiri ke arah belakang sedangkan tangan kanan ke arah depan.
  5. Lakukan gerakan ini berlanjut dengan melangkahkan kaki kanan ke depan dan mengayunkan lengan kanan ke belakang serta lengan kiri ke depan.
  6. Setiap gerakan mengayun dan melangkah diikuti gerak lutut mengeper.Jatuh pada hitungan keempat kaki kiri merapat pada kaki kanan.
  7. Berdiri tegak, kedua lengan lurus ke depan.
  8. Pandangan ke depan.

Kombinasi gerak melangkah dengan memutar kedua lengan di samping badan

  1. Berdiri tegak.
  2. Kedua lengan lurus ke depan.
  3. Pandangan ke depan.
  4. Langkahkan kaki kanan ke depan dan tangan kiri diayun ke belakang, lalu putar tangan kiri ke depan dan luruskanke depan.
  5. Langkahkan kaki kiri ke depan dan tangan kanan diayun ke belakang, lalu putar tangan kanan ke depan dan luruskan ke depan.
  6. Kedua kaki rapat.
  7. Pandangan ke depan.
  8. Kedua lengan lurus ke depan.
Baca Juga :  Senam Aerobik : Pengertian, Sejarah, Jenis, Manfaat dan Gerakan Senam Aerobik

Kombinasi gerak melangka mundur maju dengan ayunan dan putaran dua lengan

  1. Berdiri tegak.
  2. Kedua lengan lurus ke depan.
  3. Pandangan ke depan.
  4. Putar kedua tangan ke belakang bersamaan kaki kiri bergerak mundur 2 langkah.
  5. Putar kembali kedua tangan ke arah depan bersamaan kaki kanan bergerak maju 2 langkah.
  6. Setiap gerakan diikuti gerak lutut mengeper.
  7. Berdiri tegak menyamping arah gerakan.
  8. Kedua lengan lurus ke samping kanan.
  9. Pandangan ke depan.

Kegiatan rangkaian gerak ke samping kiri, kanan dengan ayunan putaran dua lengan

  1. Berdiri tegak menyamping arah gerakan.
  2. Kedua lengan lurus ke samping kanan.
  3. Pandangan ke depan.
  4. Putar kedua tangan ke arah samping kanan bersamaan kaki kiri bergerak menyamping 2 langkah.
  5. Ayunkan dan putar kembali kedua lengan ke samping kiri bersamaan kaki kanan kaki kanan bergerakmenyamping 2 langkah.
  6. Berdiri tegak menyamping arah gerakan.
  7. Kedua lengan lurus ke samping kanan.
  8. Pandangan ke depan.

 

Jenis-Jenis Senam Irama

Individu

Sama seperti judulnya, senam ini dilakukan oleh satu orang atlet/individu dengan mempertlihatkan koreografinya menggunakan alat ataupun dengan tidak menggunakan alat.

Kelompok

Berbeda dengan senam irama individu, dalam jenis senam irama kelompok, para atlet menggunakan salah satu dari sekian jenis alat guna mempertunjukkan koreografinya.

 

Demikianlah artikel yang mengulas tentang Senam Irama : Pengertian, Sejarah, Manfaat, Jenis, Tujuan, Gerakan  semoga artikel diatas dapat membantu sobat semua yang sedang mencari jawaban ataupun untuk menambah ilmu dan wawasannya. Sampai jumpa lagi, terus pantengin dosenpintar.co.id untuk artikel-artikel lainnya.

 

Related posts: