Sepak Takraw : Pengertian, Sejarah, Sarana, Aturan dan Tehnik Dasar

Posted on

Sepak Takraw – Halo sobat setia dosenpintar.co.id, pada artikel kali ini kita akan mengulas tuntas mengenai Sepak Takraw : Pengertian, Sejarah, Sarana, Aturan dan Tehnik Dasar Sepak Takraw. Oleh karena itu teman-teman simak yuk artikelnya di bawah ini.


 

Pengertian Sepak Takraw

Tentunya untuk teman-teman yang gemar dan menyukai olahraga sepak bola sudah tidak asing lagi dengan permainan sepak takraw. Olahraga sepak takraw merupakan paduan antara olahraga sepak bola dan voli, olahraga sepak takraw dimainkan di lapang bulu tangkis, yang mana peraturan utamanya yaitu bola tidak boleh menyentuh tanah. Selain itu para pemain di larang untuk menyentuh bola dengan/menggunakan tangan.
 

Pengertian Sepak Takraw Menurut ahli

Adapun pengertian sepak takraw menurut para ahli antaralain :

  1. Menurut PB. PERSETASI

    Menurut PB PERSETASI sepak takraw merupakan salah satu cabang olahraga beregu yang dimainkan diatas lapangan empat persegi panjang, dengan permukaan yang rata, baik ditempat terbuka (outdoors) maupun diruangan tertutup (in doors), yang bebas dari rintangan.

  2. Menurut Darwis dan Basa

    Sedangkan menurut mereka berdua sepak takraw merupakan perpaduan atau penggabungan tiga buah olahraga yaitu sepak bola, bola voli dan bulu tangkis.

  3. Menurut Sulaiman

    Sedangkan pengertian sepak takraw menurut beliau ialah suatu permainan yang menggunakan bola yang terbuat dari rotan, dimainkan di atas lapangan yang datar berukuran panjang 13,40 m dan lebar 6,10 m. Dimana terdapat jaring net setinggi 1,55 m sebagai pembatas lapangan.

 

Sejarah Sepak Takraw

Sepak takraw merupakan olahraga/permainan yang berasal dari zaman kesultanan Melayu pada 634-713 M yang dalam bahasa Melayu dikenal sebagai sepak raga. Spak takraw dimainkan untuk pertama kalinya dalam sejarah pada abad ke-15. Namun kala itu olahraga ini belum bernama sepak takraw, melainkan sepak raga.

Istilah sepak takraw berasal dari bahasa Melayu “sepak” yang artinya menendang. Dan kata “takraw” yang berasal dari bahasa Thailand yang artinya bola yang dianyam.

Nama sepak takraw diambil dari hasil kesepakatan dari Malaysia dengan Thailand yang merupakan penemu olahraga ini. Dari kedua negara tadi, permainan olahraga ini saat ini sudah menyebar ke berbagai negara.

Dan olahraga sepak takraw  mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1970an. Olahraga sepak takraw ini dibawa oleh bangsa Malaysia dan Singapura yang sedang berkelana ke negara Indonesia ini.

Induk olahraga sepak takraw di Indonesia sendiri terlahir pada tahun 1971. Organisasi yang menjadi induk olahraga ini bernama PERSERASI. Dan pada tahun 1980, kejuaran nasional sepak takraw untuk pertama kalinya ada di Indonesia.
 

Sarana dan Prasarana

a. Lapangan Sepak Takraw

Lapangan Sepak Takraw

Lapangan yang digunakan dalam permainan sepak takraw memiliki kriteria ;

  • Lapangan sepak takraw memiliki ukuran P: 13,42 m , L : 6,10 m.
  • Tinggi bebas rintangan yaitu 7,32 m.
  • Baris batas tebalnya tidak boleh lebih dari 3,8 cm diukur dari dalam.
  • Garis tengah tebalnya 3,8 cm.
  • Terdapat Perempat lingkaran yang berjumlah 4 buah. Perempat lingkaran ini dibuat pada kedua garis tengah dengan jari-jari 91 cm dan tebal garis 3,8 cm.

b. Tiang dan Net

Terdapat dua buah tiang yang di pasang di sebelah kiri dan kanan, tinggi 1,55 m dari lantai penampang tiang 3,8 cm. Jarak tiang dengan garis batas samping lapangan 31 cm. Sedangkan net dalam permainan sepak takraw terbuat dari nilon.

c. Bola

Bola yang digunakan terbuat dari bahan rotan berlapis 9 atau 11 lilitan yang di anyam bulat. Diameter bola memiliki ukuran 41-43 cm dengan jumlah 12 lubang yang terdapat pada bola, dan juga bola memiliki berat berkisar 160-180 gr.

d. Pemain

Dalam sebuah permainan sepak takraw dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan, dimana setiap tim terdiri atas 3 orang pemain apit kanan, apit kiri, dan tekong.
 

Aturan Permainan Sepak Takraw

Sama seperti cabang olahraga pada umumnya, sepak takraw juga memiliki sebuah peraturan yang harus dipahami, peraturan tersebut antaralain :

  • Servis – Servis pada sepak takraw di lakukan secara bergantian antar pemain ( rolling ).
  • Lapangan – Seperti yang sudah dijelaskan diatas, lapangan sepak takraw memiliki ukurannya sendiri. Lapangan tersebut boleh bertempat di dalam gedung atau juga di luar gedung.
    Tinggi Tiang ( Ukuran tinggi tiang harus sama dengan ukuran net )
  • Pemain – Pemain dalam olahraga sepak takraw harus di mainkan oleh dua “ regu” yang masing – masing terdiri atas 2 orang pemain dan untuk setiap regu akan di tambah 1 ( satu ) untuk pemain cadangan . Salah satu pemain dari regu harus mampu melakukan servis yang berada di garis belakang lapangan dengan cara melambungkan bola tersebut ketika melakukan servis yang biasa di sebut dengan Tekong. Selain itu juga harus ada satu lagi pemain yang berada di depan yang bertugas sebagai penyerang.
  • Pakaian Pemain  – Para pemain putra harus menggunakan pakain kaos seragam dnegan berlengan T-Shirt dan menggunakan sepatu karet. Sedangkan para pemain putri harus menggunakan kaos berbentuk bundar pada leher serta celana yang panjangnya sampai batas lutut.

 

Teknik Dasar Sepak Takraw

1. Sepak Sila

Teknik sepak sila merupakan sepakan dengan menggunakan kaki bagian dalam, yang mana fungsinya adalah untuk mengontrol bola serta memberi umpan kepada teman.

2. Sepak Kuda (Sepak Kura)

Teknik selanjutnya yaitu aepak kuda, yang merupakan sepakan dengan menggunakan punggung kaki, fungsinya untuk mengontrol bola rendah serta melakukan serangan.

3. Sepak Cungkil

Sepak cungkil adalah sebuah teknik menyepak bola dengan menggunakan jari-jari kaki. Biasanya teknik ini digunakan untuk mengambil bola yang jatuh, rendah dan juga bola yang liar pantulan dari blocking.

4. Menapak

Selanjutnya ada teknik menapak. Teknik ini merupakan menyepak bola dengan memakai telapak kaki. Menapak seringkali dipakai untuk smash ke pihak lawan, menahan atau membloking smash dari pihak lawan dan juga menyelamatkan bola yang dekat dengan net (jaring).

5. Sepak Simpuh atau Sepak Badek

Teknik sepak simpuh berfungsi untuk menyepak bola dengan menggunakan kaki bagian luar atau samping luar. Biasanya teknik ini digunakan dalam upaya menyelamatkan bola dari pihak lawan dan juga melakukan kontrol bola dalam usaha menyelamatkan.

6. Main Kepala (heading)

Teknik heading sama seperti di cabang olahraga sepak bola yaitu untuk memainkan bola dengan memakai kepala. Biasanya teknik ini digunakan ketika menerima bola pertama dari pihak lawan dan juga melakukan penyelamatan bola dari serangan lawan.

7. Mendada

Sebuah teknik yang menggunakan dada untuk mengontrol bola, dan sering diterapkan sebagai tindakan mengontrol bola supaya bisa dimainkan kemudian.

8. Memaha

Teknik Memaha merupakan teknik memainkan bola dengan memakai paha sebagai usaha untuk mengontrol bola, biasanya dipakai untuk menahan, menerima serta menyelamatkan bola dari serangan lawan.

9. Membahu

Yang terakhir adalah teknik membahu. Yaitu dengan memakai bahu sebagai usaha pertahanan dari serangan lawan secara mendadak, yang mana pihak pertahanan dalam kondisi yang terdesak dan juga posisi yang kurang baik.

Demikianlah artikel mengenai Sepak Takraw : Pengertian, Sejarah, Sarana, Aturan dan Tehnik Dasar Sepak Takraw. Saya harap artikel ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Jangan lupa terus kunjungi dosenpintar.co.id untuk artikel-artikel selanjutnya ya.

 

Related posts:
Baca Juga :  Taekwondo : Pengertian, Sejarah, Materi dan Tehnik Taekwondo