Taekwondo : Pengertian, Sejarah, Materi dan Tehnik Taekwondo

Posted on

Pengertian dan Sejarah Taekwondo – Halo teman-teman dosenpintar.co.id, pada artikel sebelumnya kita sudah mengulas mengenai Pengertian Renang, dan kali ini kita akan membahas artikel mengenai Taekwondo : Pengertian, Sejarah, Materi dan Tehnik Taekwondo. Langsung aja yuk simak artikelnya di bawah ini

pengertian taekwondo

Pengertian Taekwondo

Apa sih Taekwondo itu? Taekwondo merupakan salah satu kategori olahraga yang masuk dalam seni bela diri. Olahraga ini sangat terkenal di dunia karena banyak dipilih sebagai alternatif bela diri untuk menjaga keselamatan dari para kejahatan.

Terdapat beberapa tingkatan yang ada dalam Taekwondo, yang mana dalam istilah bela diri yaitu sabuk mulai dari tingkatan yang paling rendah sampai ke tingkatan yang paling tinggi.

Sejarah Taekwondo

Taekwondo mulai masuk ke Indonesia sebelum tahun 1985 sebagai seni Bela diri. Seni bela diri ini awalnya didirikan oleh Jenderal Korea, Cho-Hong-Hi. Sejak usia belia kehidupan beliau sangatlah keras karena Korea pada saat itu masih di bawah kekuasaan Jepang. Karena kehidupannya tersebut membuat beliau tertarik pada ilmu bela diri dan para gurunya pun mengakui bakat miliknya, karenanya mulai dilatih seni bela diri kuno Korea, Taek-Kyon.

Choi-Hong-Hi muda melanjutkan pendidikan ke Jepang pada tahun 1937. disana ia belajar seni bela diri Jepang dengan antusias, sampai akhirnya Beliau mencapaisabuk-hitam dari bela diri tersebut.

Akhirnya beliau mendapatkan sebuah ide yaitu dengan menggabungkan dan kombinasikan seni beladiri kuno Korea (Taek-Kyon) dan bela diri Jepang.

Dan pada akhirnya Beliau selesai meramu dan mempraktekkan bela diri ini dalam waktu yang cukup panjang. Seni bela diri ini akhirnya dinamakan Tae-Kwon-Do, yang dalam bahasa Korea sendiri, huruf hanja Tae, Kwon, dan Do memiliki arti Tae berarti “menendang atau menghancurkan dengan kaki“, Kwon berarti “tinju“, dan Do berarti “jalan” atau “seni“.

Janji Taekwondo Indonesia

Taekwondo Indonesia memiliki janji-janji yang biasanya diucapkan sebelum memulai latihan ataupun saat ingin melakukan perlombaan. Isi janji taekwondo Indonesia antaralain :

  • Selalu menjunjung tinggi nama bangsa dan negara republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
  • Selalu mentaati dan tidak melanggar azas-azas Taekwondo Indonesia.
  • Selalu menghormati baik para pengurus, pelatih, senior ataupun sesama Taekwondoin dalam mengembangkan Taekwondo Indonesia.
  • Selalu berprilaku jujur serta bertanggung jawab dalam menjaga nama baik Taekwondo Indonesia.
  • Menjadi pembela keadilan dan kebenaran.
Baca Juga :  Senam Lantai : Pengertian,Sejarah, Jenis, Manfaat dan Tehnik Senam Lantai

 

Fisosofi Sabuk Pada Taekwondo

  • Putih, sabuk permulaan yang melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna. Saat masih menggunakan sabuk putih para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1
  • Kuning, sabuk yang kedua melambangkan bumi, disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.Mempelajari gibon 2 dan 3.
  • Hijau, sabuk yang ketiga ini melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2).
  • Biru, merupakan sabuk keempat, warna biru dalam sabuk ini melambangkan layaknya langit biru yang menyelimuti bumi beserta isinya, yang mengartikan bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 4).
  • Merah, sabuk yang kelima ini membuat kita menjadi pedoman bagi orang lain dan untuk mengingat bahwa kita harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6).  Sabuk merah melambangkan matahari, yaitu tingkatan di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.
  • Hitam, menjadi sabuk yang keenam/terakhir yang melambangkan sebuah akhir atau kedalaman dalam berlatih serta penguasaan diri kita dari rasa takut dan juga kegelapan. Hitam melambangkan alam semesta dan memiliki tahapan yaitu dari Dan 1 hingga Dan 9.

 

Warana Sabuk dan Jurus

  • Sabuk putih jurusnya Basic 1 dan basic 2.
  • Sabuk kuning jurusnya Basic 3.
  • Sabuk kuning strip jurusnya taeguk 1.
  • Sabuk hijau jurusnya taeguk 2.
  • Sabuk hijau strip jurusnya taeguk 3.
  • Sabuk biru jurusnya taeguk 4.
  • Sabuk biru stripjurusnya taeguk 5.
  • Sabuk merah jurusnya taeguk 6.
  • Sabuk merah strip jurusnya taeguk 7.
  • Sabuk hitam jurusnya Koryo.

 

Tiga Materi Dasar Dalam Latihan

  • Kyukpa

    Merupakan sebuah latihan teknik dengan menggunakan benda mati sebagai sasaran/obyek, hal ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting, dan lain-lain.

  • Poomsae

    Merupakan sebuah teknik rangkaian gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi

  • Kyoruki

    Merupakan sebuah latihan yang dilakukan oleh dua orang, dimana mereka bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan kaki.

 

Teknik-Teknik Dalam Taekwondo

Tehnik Taekwondo

Kuda-kuda

  • Ap koobi: kita perlu membuka kaki selebar bahu dan menurunkan kaki depan sambil menahan berat badan, biasa disebut kuda-kuda langkah panjang.
  • Ap seogi: kaki diposisikan seperti melangkah dan pastikan jari kaki posisinya menghadap posisi yang sama dengan kedua kaki, biasa disebut kuda-kuda langkah pendek.
  • Moa seogi: dilakukan dengan posisi kaki rapat tubuh tegak menghadap ke depan secara lurus.
  • Dwit koobi: dilakukan dengan membuka kedua kaki di mana kaki belakang posisinya harus ke arah samping dengan kaki depan berposisi lurus ke depan.
  • Joochoom seogi: kaki harus sejajar mengarah ke samping dengan posisi kedua ujung kaki lurus ke depan.
  • Beom seogi: posisi kaki depan berada di belakang tapi menghadap lurus ke depan seperti langkah harimau.

Tendangan

  • Dolke chagi: gerakan tendangan ini perlu dilakukan dengan memutar tubuh 360 derajat ke belakang dan inilah yang disebut sebagai tendangan tornado.
  • Narae chagi: tendangan bisa dilakukan ke samping secara langsung sebelum kaki lainnya menyentuh tanah.
  • Ap chagi: gerakan tendangan ini dilakukan ke arah depan di mana sasarannya adalah bagian kepala atau perut.
  • Dwi hurigi: tendangan dengan memutar ke belakang gerakan kaki harus seperti mengait.
  • Dwi chagi: tendangan ke arah belakang dimana lutut diangkat lalu dilanjutkan dengan menyentakkan kaki ke arah belakang.
  • Yeop chagi: gerakan ini dilakukan menyamping ke kanan atau kiri memakai pisau kaki di mana tubuh diposisikan menghadap ke samping.
  • Dollyo chagi: tendangan dengan pinggang di putar maksimal.
  • Deol/Neryo chagi: tendangan dengan mencangkul ke depan memakai tumit.

Pukulan

  • Yeop jireugi: teknik pukulan ke arah samping dengan posisi tubuh lurus menghadap ke depan.
  • Eolgol jireugi: teknik pukulan mengarah ke atas di mana kepala adalah sasarannya.
  • Arae jireugi: pukulan yang mengarah ke area vital lawan.
  • Montong jireugi: pukulan yang mengarah ke perut atau ulu hati.
  • Chi jireugi: pukulan dari bawah ke atas di mana dagu menjadi sasaran.
  • Dollyeo jireugi: pukulan dari depan menyamping dan mengarah ke kepala lawan.

Tangkisan/Makki

  • Arae makki: tangkisan menggunakan kepala dan mengarah kebawah.
  • Momtong an makki: tangkisan ini mengarah dari tengah ke dalam memakai bagian luar lengan bawah.
  • Eolgol makki: tangkisan ini mengarah ke atas dan sasaran utamanya kepala.
  • Hecho makki: tangkisan ini adalah tangkisan ganda yang mengarah ke luar.
  • Batang son momtong an makki: tangkisan menggunakan telapak tangan dari luar ke tengah.
  • Sonnal momtong makki: tangkisan ini adalah dengan pisau tangan ke arah tengah.
  • Batang son arae makki: tangkisan menggunakan telapak tangan dan mengarah ke bawah .
  • Momtong bakkat makki: tangkisan memakai bagian dalam lengan bawah yang mengarah ke luar dari dalam.

Sabetan dan Tusukan

  • Mureup dolyo chigi: sabetan memakai lutut yang mengarah ke samping.
  • Ageum son keut chireugi: cekikan/tusukan ke arah leher.
  • Ape son keut chireugi: tusukan pada leher menggunakan 4 ujung jari.
  • An son keut chireugi: tusukan satu jari yang mengarah ke mata.
  • Gawison keut chireugi: tusukan dua jari yang mengarah ke mata.
  • Palkup dolyo chigi: sabetan memutar menggunakan siku tangan.
  • Jebi poom mok chigi: sabetan menggunakan tangkisan pisau tangan ke arah atas.
  • Han sonnal mok chigi: sabetan yang menggunakan pisau tangan.
  • Pyeon son keut chireugi: tusukan mengarah ke ulu hati dengan 4 ujung jari di mana posisi tangan vertikal.

Demikianlah artikel yang membahas mengenai Taekwondo : Pengertian, Sejarah, Materi dan Tehnik Taekwondo. Saya harap artikel ini dapat membantu sobat setia dosenpintar.co.id, baik untuk menambah wawasan maupun dalam hal mencari jawaban. Akhir kata sampai jumpa lagi di artikel-artikel lainnya.

 

Related posts: